23 June 2026

13 Tips Jualan di Marketplace Facebook agar Cepat Laris

13 Tips Jualan di Marketplace Facebook agar Cepat Laris

Sudah rutin mengunggah produk di Facebook Marketplace, tetapi jumlah pesanan masih belum sesuai target penjualan? 

Kondisi ini sering dialami oleh banyak pengusaha kecil, khususnya usaha mikro hingga ultra mikro yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran. 

Padahal, jika digunakan dengan strategi yang tepat, Facebook Marketplace dapat menjadi salah satu saluran penjualan yang efektif untuk menjangkau lebih banyak pelanggan tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar. 

Karena itu, penting bagi setiap pengusaha memahami berbagai tips jualan laris di Marketplace agar produk lebih mudah ditemukan calon pembeli dan mampu meningkatkan omzet penjualan. Simak artikel ini sampai akhir untuk mengetahui strategi yang bisa kamu terapkan.

13 Tips Jualan di Marketplace Facebook agar Cepat Laris

Facebook Marketplace menjadi salah satu kanal penjualan yang banyak dimanfaatkan oleh UMKM karena mudah digunakan dan memiliki basis pengguna yang sangat besar. 

Namun, agar produk yang ditawarkan mampu bersaing dengan ribuan produk lain, kamu perlu menerapkan strategi yang tepat. Berikut beberapa cara yang dapat membantu meningkatkan peluang penjualan di Facebook Marketplace:

1. Lakukan Riset Pasar Terlebih Dahulu

Sebelum mulai menjual produk, penting untuk memahami kebutuhan pasar yang menjadi target penjualanmu. Cari tahu produk apa yang sedang banyak dicari, bagaimana tingkat persaingannya, dan siapa target konsumennya.

Kamu bisa memanfaatkan berbagai sumber informasi, seperti tren pencarian di internet maupun fitur pencarian di Facebook Marketplace. 

Selain itu, tentukan juga wilayah pemasaran yang ingin dituju agar produk yang ditawarkan lebih relevan dengan kebutuhan calon pembeli di daerah tersebut.

2. Buat Konten yang Menarik dan Sesuai Target Pasar

Salah satu cara jualan di Facebook Marketplace agar laris adalah membuat konten yang sesuai dengan karakteristik target pelanggan. Konten yang menarik dapat meningkatkan perhatian calon pembeli dan mendorong mereka untuk melihat produk lebih lanjut.

Gunakan judul yang jelas, foto yang menarik, serta deskripsi yang mudah dipahami. Pastikan seluruh informasi yang disampaikan relevan dengan kebutuhan target pasar sehingga calon pembeli merasa produk tersebut memang sesuai dengan apa yang mereka cari.

3. Perhatikan Trafik ke Toko Marketplace

Trafik atau jumlah pengunjung yang melihat produk memiliki pengaruh besar terhadap peluang terjadinya penjualan. Semakin banyak orang yang melihat produkmu, semakin besar pula kemungkinan produk tersebut terjual.

Untuk meningkatkan trafik tanpa iklan berbayar, kamu dapat membagikan informasi produk ke berbagai komunitas atau grup yang relevan di Facebook. Cara ini dapat membantu menjangkau lebih banyak calon pembeli secara organik tanpa mengeluarkan uang untuk beriklan.

Baca juga: 12 Cara Mengembangkan Usaha Kecil Menjadi Besar & Berkembang

4. Bergabung dengan Grup Jual Beli yang Relevan

Selain mengandalkan Facebook Marketplace, kamu juga dapat memanfaatkan grup jual beli yang aktif di Facebook. Grup seperti ini biasanya memiliki anggota yang memang sedang mencari atau menawarkan produk tertentu.

Pilih grup yang sesuai dengan kategori produk yang kamu jual agar promosi yang dilakukan lebih tepat sasaran. Dengan begitu, peluang mendapatkan calon pembeli yang benar-benar tertarik juga akan semakin besar.

5. Optimalkan Penggunaan Kata Kunci

Penggunaan kata kunci yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan visibilitas atau pencarian produk. 

Ketika calon pembeli mencari barang tertentu, Facebook Marketplace akan menampilkan produk yang dianggap paling relevan dengan kata pencarian tersebut.

Karena itu, masukkan kata kunci utama pada judul produk dan tambahkan kata kunci pendukung pada deskripsi. 

Strategi ini merupakan salah satu cara agar jualan di Facebook Marketplace lebih laris karena membantu produk mudah ditemukan oleh calon pembeli.

6. Tulis Deskripsi yang Jelas dan Meyakinkan

Deskripsi produk berfungsi sebagai sumber informasi utama bagi calon pembeli. Oleh karena itu, tuliskan informasi secara lengkap dan jelas agar calon pelanggan tidak perlu bertanya mengenai detail dasar produk.

Jelaskan spesifikasi, kondisi barang, keunggulan produk, metode pembayaran, hingga pilihan pengiriman yang tersedia. Gunakan bahasa yang jujur dan informatif untuk membangun kepercayaan calon pembeli.

7. Maksimalkan Kualitas Foto Produk

Foto produk sering kali menjadi faktor pertama yang dilihat calon pembeli sebelum membaca deskripsi. Karena itu, pastikan gambar yang digunakan memiliki kualitas yang baik, jelas, dan menampilkan produk dari berbagai sudut.

Sebaiknya gunakan foto asli hasil pemotretan sendiri daripada mengambil gambar dari internet. Foto yang autentik dapat meningkatkan kredibilitas dan membuat calon pembeli lebih yakin terhadap produk yang ditawarkan.

Manfaatkan teknologi AI untuk mendapat rekomendasi cara menghasilkan foto produk yang berkualitas.

Baca juga: Pelatihan Literasi Keuangan di PNM Beserta Cara Mengikutinya

8. Perbarui Listing Produk Secara Berkala

Facebook Marketplace cenderung memberikan visibilitas atau hasil pencarian lebih baik kepada listing yang aktif dan diperbarui secara rutin. Oleh sebab itu, jangan biarkan produk terlalu lama tanpa pembaruan.

Kamu dapat memperbarui deskripsi, mengganti foto, atau mengunggah ulang produk dalam periode tertentu agar produk kembali muncul dalam hasil pencarian dan mendapatkan perhatian dari calon pembeli baru.

9. Sediakan Opsi Pembayaran COD

Metode pembayaran Cash on Delivery (COD) atau pembayaran di tempat masih menjadi pilihan favorit sebagian pembeli karena lebih memudahkan dalam melakukan pembayaran. 

Dengan sistem ini, pembeli dapat melihat kondisi barang terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran.

Penyediaan opsi COD juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan, terutama bagi mereka yang baru pertama kali bertransaksi denganmu melalui Facebook Marketplace.

10. Cantumkan Kontak yang Mudah Dihubungi

Jangan lupa menyertakan nomor telepon atau kontak lain yang aktif pada deskripsi produk. Informasi ini akan memudahkan calon pembeli untuk menghubungimu jika membutuhkan penjelasan tambahan.

Komunikasi yang mudah dan cepat dapat mempercepat proses negosiasi hingga keputusan pembelian, sehingga peluang terjadinya transaksi menjadi lebih besar.

11. Manfaatkan Facebook Ads

Apabila ingin menjangkau audiens yang lebih luas dalam waktu relatif singkat, kamu dapat menggunakan Facebook Ads. Fitur iklan ini memungkinkan penjual menargetkan calon pelanggan berdasarkan lokasi, usia, minat, hingga perilaku pengguna.

Dengan target yang lebih spesifik, promosi yang dilakukan dapat menjangkau orang-orang yang memang berpotensi tertarik pada produk yang kamu jual.

12. Berikan Respons Cepat dan Ramah

Kecepatan dalam membalas pesan seringkali menjadi faktor penentu keberhasilan penjualan. Banyak calon pembeli yang menghubungi beberapa penjual sekaligus dan cenderung memilih penjual yang memberikan respons paling cepat.

Selain cepat, pastikan komunikasi dilakukan secara sopan dan ramah. Pelayanan yang baik dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan memperbesar peluang terjadinya transaksi.

13. Bangun Reputasi dan Kumpulkan Testimoni Positif

Reputasi yang baik dapat meningkatkan kepercayaan calon pembeli baru. Oleh karena itu, selalu jaga kualitas produk dan pelayanan agar pelanggan merasa puas.

Jangan ragu meminta ulasan atau testimoni dari pelanggan yang telah melakukan transaksi. Semakin banyak ulasan positif yang dimiliki, semakin besar pula peluang produkmu dipilih dibandingkan produk kompetitor.

Itulah penjelasan tentang tips jualan laris di Marketplace yang dapat kamu terapkan untuk meningkatkan peluang penjualan di Facebook Marketplace. 

Dengan strategi yang tepat, mulai dari riset pasar, optimasi kata kunci, hingga membangun reputasi yang baik, peluang untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan tentu akan semakin besar.

Di era digital seperti sekarang, kemampuan memanfaatkan platform online menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan usaha. 

Karena itu, selain fokus pada penjualan, kamu juga perlu terus meningkatkan literasi digital agar mampu beradaptasi dengan perkembangan bisnis yang semakin dinamis.

Jika ingin menambah wawasan seputar pengelolaan usaha dan teknologi digital, kamu bisa memanfaatkan berbagai program pelatihan UMKM gratis yang tersedia. 

Salah satunya adalah program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) dari PNM yang dapat diikuti oleh nasabah PNM Mekaarmaupun PNM ULaMM.

Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, PNM tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan berbagai pelatihan yang membantu pengusaha ultra mikro mengembangkan bisnisnya. 

Nantinya, kamu juga bisa mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan, pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan bisnis.

Kalau kamu butuh informasi lebih lanjut mengenai program maupun layanan pembiayaan dari PNM, pastikan untuk mencari informasi melalui kanal resmi yang tersedia dan jangan sampai tertipu dengan pinjaman online yang mengatasnamakan PNM.. 

Kamu dapat mengunjungi website resmi PNM, mengikuti media sosial resminya, menghubungi layanan pelanggan di 1500-654, atau datang langsung ke kantor unit PNM terdekat.

Yuk, manfaatkan kesempatan ini dan bergabung menjadi nasabah PNM untudengan menjadi nasabah PNM supaya usahamu dapat naik level!

Baca juga: OJK Berikan Penghargaan Kepada PNM Sebagai Pemenang Program Literasi Keuangan Terbaik