Pelatihan Literasi Keuangan di PNM Beserta Cara Mengikutinya

Kadang pengusaha UMKM gagal itu bukan cuma karena soal produk, tapi karena uang usaha dan uang pribadi yang campur aduk, plus nggak pernah dicatat.
Makanya, pengusaha UMKM penting banget buat ikutan pelatihan literasi keuangan biar ngerti gimana caranya ngelola uang usaha yang benar.
Nah, sebelum bahas gimana cara ikutan pelatihan literasi keuangan, yuk cari tau dulu apa itu yang dimaksud literasi keuangan di penjelasan berikut!
Apa Itu Pelatihan Literasi Keuangan?
Literasi keuangan itu kemampuan buat paham cara ngatur uang dengan benar. Jadi bukan cuma tahu cara cari uang, tapi juga tahu cara simpan, pakai, dan ngembanginnya supaya kamu bisa ambil keputusan soal uang dengan bijak.
Misalnya, kalau kamu mau ambil pinjaman buat usaha, kamu nggak asal pinjam aja. Tapi kamu bakal cari tahu dulu detail pinjamannya seperti apa dan apakah kamu bisa bayar cicilannya atau nggak.
Nah, salah satu cara buat meningkatkan kemampuan ngatur uang itu bisa kamu coba dengan ikutin pelatihan literasi keuangan.
Lewat pelatihan ini, kamu biasanya akan belajar mulai dari hal yang paling dasar dulu. Biasanya, di pelatihan literasi keuangan itu kamu bakal belajar beberapa hal berikut:
- Cara nyatet pengeluaran dan pemasukan biar tahu uangnya habis ke mana aja.
- Cara ngatur uang supaya uang yang kamu keluarin itu sesuai kebutuhan, bukan cuma keinginan.
- Cara nabung yang bener buat nyiapin dana darurat.
- Mulai tahu jenis investasi buat nyusun rencana jangka panjang, seperti pendidikan anak atau dana pensiun.
- Dasar-dasar pajak, gimana cara hitungnya, dan kenapa penting untuk bayar tepat waktu.
- Cara pakai aplikasi keuangan dan transaksi digital dengan aman.
Baca juga: Kolaborasi PNM dan Kementerian UMKM Perkuat Literasi Usaha Nasabah
Kenapa Pelatihan Literasi Keuangan Penting Banget Buat UMKM?
Kalau kamu punya usaha, pelatihan literasi keuangan itu penting banget karena:
1. Biar Uang Usaha Nggak Campur Sama Uang Pribadi
Sering banget uang hasil jualan kepakai buat kebutuhan rumah tanpa dicatat. Akhirnya kamu nggak tahu usaha itu benar-benar untung atau nggak.
2. Biar Punya Rencana Usaha
Usaha nggak cukup cuma mikirin jualan hari ini. Kamu juga perlu rencana ke depan. Misalnya, beli alat baru, tambah stok, buka cabang kecil, samapai siapin dana darurat kalau usaha lagi sepi.
3. Supaya Nggak Salah Ambil Pinjaman
Sebagai pelaku usaha, kadang kamu butuh tambahan modal. Tapi kalau nggak tahu cara hitung kemampuan bayar, cicilan bisa jadi beban.
Nah, dengan ikut pelatihan, kamu bakal belajar gimana caranya bikin rencana itu dengan hitungan yang masuk akal.
4. Biar Nggak Ketinggalan Zaman di Era Digital
Sekarang usaha nggak bisa lagi cuma ngandelin cara lama. Pelanggan yang mau bayar biasanya minta lewat transfer. Bahkan, jualan pun sekarang nggak perlu buka toko, bisa lewat online.
Kalau kamu mulai belajar pakai teknologi, usaha kamu jadi lebih gampang jalan dan lebih mudah dikenal orang.
Baca juga: OJK Gandeng AO PNM dalam Program SICANTIKS untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah
Mau Dapat Pinjaman Usaha Sekaligus Pelatihan Literasi Keuangan? Daftar Jadi Nasabah PNM Saja!
Kalau kamu daftar jadi nasabah PNM, entah itu lewat PNM Mekaar atau PNM ULaMM, kamu bukan cuma dapat pinjaman modal usaha aja. Kamu juga akan diberi pendampingan dan pelatihan lewat Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU).
Program PKU ini memang dibuat sama PT Permodalan Nasional Madani supaya nasabah nggak cuma dikasih modal, tapi juga dibina dan ditemenin biar usahanya makin berkembang. Jadi bukan dilepas jalan sendiri, tapi ada proses belajar bareng.
Salah satu pelatihan nasabah yang diberikan PNM adalah pelatihan literasi keuangan.
Lewat prelatihan ini, nasabah dibantu supaya lebih paham cara ngatur uangnya. Jadi nggak cuma mikirin kebutuhan hari ini aja, tapi juga siap kalau nanti ada hal nggak terduga.
Nasabah juga diajari biar lebih hati-hati ambil keputusan soal uang, dan nyusun rencana supaya usahanya bisa terus jalan dan makin berkembang.
Kalau kamu masih kepo sama pelatihan literasi keuangan digital di PNM, yuk kita intip contoh pelatihan di Kabupaten Gowa yang dijalankan lewat PNM Cabang Makassar.
1. Pelatihan Keuangan Dasar Usaha
Nasabah dapat pelatihan yang disesuaikan sama kebutuhan mereka.
Ada materi soal edukasi menabung, cara menyusun laporan keuangan sederhana, sampai cara menentukan harga pokok produksi biar nggak salah hitung dan berujung rugi.
Jadi pelaku usaha benar-benar dibantu biar lebih paham alur keuangan di usahanya.
2. Pelatihan Pemasaran
Dari sisi digitalnya, mereka juga diajarin pemasaran online dan offline, bikin desain kemasan yang lebih menarik, sampai strategi jualan biar produknya makin dikenal. Jadi nggak cuma jago produksi, tapi juga ngerti cara jualannya.
3. Pengurusan Legalitas Usaha
Menariknya lagi, PNM juga bantu pengurusan legalitas usaha secara gratis, seperti penerbitan NIB dan sertifikasi halal. Bahkan ada dorongan juga buat jadi Agen BRILink. Ini penting banget biar usaha kamu resmi, lebih dipercaya, dan peluangnya makin luas.
4. Pembuatan Klaster dan Pelatihan Tematik
PNM Makassar juga bikin klaster usaha di beberapa wilayah, misalnya di Tinggimoncong, Malino. Di sana ada pelatihan tematik, kayak pengemasan produk, diversifikasi usaha (biar produknya nggak cuma satu jenis), sampai strategi jualan online.
5. Program MBA MAYA
Ribuan ketua kelompok Mekaar dikumpulin buat dapat pembinaan dan pelatihan rutin tiap tahun, dengan materi yang disesuaikan sama kebutuhan di lapangan.
Dari contoh pelatihan di Gowa ini kelihatan banget kalau literasi keuangan digital di PNM itu bukan cuma teori di kelas. Tapi bener-bener ada praktiknya, ada pendampingannya, dan disesuaikan sama kondisi nasabah.
Jadi, nasabah PNM nggak cuma diberi modal, tapi juga ilmu dan dukungan biar usahanya bisa naik kelas dan bantu ekonomi keluarga.
Nah, itu dia penjelasan tentang pentingnya literasi keuangan buat umkm dan keseruan pelatihan literasi keuangan digital di PNM.
Oh iya, PNM juga dapat penghargaan program literasi keuangan terbaik tingkat nasional, lho. Penghargaan itu dikasih langsung sama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) lewat ajang Financial Literacy Award 2024.
Ini nunjukin kalau berbagai pelatihan nasabah PNM yang ada di Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) memang bermanfaat dan bantu banyak orang jadi lebih paham cara ngatur uang usaha dengan lebih baik.
Jadi, kalau kamu lagi cari pinjaman usaha yang nggak cuma kasih modal tapi kamu juga diajari cara ngatur dan ngembangin usaha, yuk daftar jadi nasabah PNM di kantor unit terdekat di daerahmu!
Baca juga: PNM Peduli Hidupkan Literasi Anak di TBM Kolong Ciputat

Pemberdayaan | 13 May 2026
Nasabah PNM Mekaar Buktikan Pemberdayaan Perempuan Bisa Menguatkan Ekonomi Keluarga

Pemberdayaan | 13 May 2026


