Publikasi
Waralaba Menunjang Ekonomi Kerakyatan
12/07/2019

Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) kembali akan menggelar pameran dan konferensi waralaba, International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference (IFRA) pada 5-7 Juli 2019 di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Industri waralaba tetap menjadi salah satu pilihan menarik bagi para pelaku bisnis pemula untuk memulai usaha atau untuk mengembangkan usaha bagi para pelaku bisnis lama. Mengingat sekitar 70-80% masyarakat berusaha untuk bekerja sendiri atau self-employed, sehingga usaha waralaba merupakan wujud ekonomi kerakyatan.

Hal ini disampaikan Ketua Kehormatan AFI, Anang Sukandar, yang meyakini waralaba merupakan wujud dari ekonomi kerakyatan yang dilakukan oleh orang banyak dan untuk orang banyak. “Sistem waralaba memungkin seseorang ikut mengembangkan suatu merek sekaligus menggerakkan ekonomi melalui transaksi yang terjadi di dalam bisnis tersebut,” ucap Anang di Jakarta, Sabtu (29/6/2019). Anang giat mendorong masyarakat untuk terjun dalam bisnis waralaba.

Penyelenggaraan IFRA tahun ini mengangkat tema "Connect Your Business to The Global Franchise Market". Hal ini mencerminkan target industri waralaba nasional untuk mengembangkan bisnis ke pasar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, AFI giat mendorong para pelaku bisnis waralaba untuk mengembangkan pasar hingga ke mancanegara. Untuk merealisasikan hal ini, AFI berharap pemerintah bisa terus memberikan bantuan dan dukungan agar industri waralaba nasional bisa terus bertahan dan bertumbuh.

IFRA 2019 akan diikuti oleh sekitar 180 perusahaan dengan 365 brands dari berbagai industri seperti otomotif, makanan dan minuman, kesehatan, pendidikan dan pelatihan, fintech, hotel, farmasi, properti, laundry, dan lain-lain. IFRA 2019 juga akan menghadirkan beberapa program pendukung seperti International Franchise Conference, IFRA Franchise Award, IFRAPRENEUR Business Concept Competition, Business Matching, Business Presentation, Retirees Seminar, Celebpreneur Talkshow, dan Exhibitor Gathering. “Kami berupaya menghadirkan sebuah pameran yang tidak hanya menawarkan kenyamanan tetapi sekaligus memberikan pengetahuan dan manfaat lain bagi pengunjung. Oleh karena itu, IFRA juga menghadirkan sesi-sesi seminar dan talkshow yang memberikan perspektif baru bagi para pengunjung,” ujar Raenita Pristiani Aktuariana, Manager Sales Dyandra Promosindo.

Untuk kenyamanan pengunjung, pihak penyelenggara juga menyediakan berbagai fasilitas seperti charging station, visitor lounge, snack bar, food truck, mushola, dan lain-lain .Seperti tahun-tahun sebelumnya, IFRA 2019 mendapatkan dukungan penuh dari Kementerian Perdagangan dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Serta asosiasi waralaba dari luar negeri seperti Malaysia Franchise Association (MFA), Association of Chain Franchise Promotion Taiwan (ACFPT), Korea Franchise Association (KFA), Hongkong Trade Development Council (HKTDC), Franchising & Licensing Association, Singapore (FLASIA), dan Philippine Franchise Association (PFA). Kehadiran dan dukungan asosiasi waralaba dari luar negeri diharapkan ikut mendorong pertumbuhan waralaba Indonesia di luar negeri.

Sumber: swa.co.id
https://swa.co.id/swa/trends/waralaba-menunjang-ekonomi-kerakyatan

Berita Terpopuler

Tahun ini PNM Alokasikan Pendanaan Rp...
16/05/2019
Selengkapnya
Akuisisi PNMIM oleh BTN, Tingkatkan K...
16/05/2019
Selengkapnya
PNM Jalin Sinergi dengan Ditjen Dukca...
29/05/2019
Selengkapnya