Publikasi
Sah! Jokowi Teken Beleid Suntikan Modal buat PT PNM Rp 1,5 T
19/01/2021

Presiden Joko Widodo meneken peraturan terkait dengan penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) ke kepada BUMN pembiayaan UMKM, yakni PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PT PNM.

Ketentuan PMN kepada PT PNM tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 63 Tahun 2020 yang diterbitkan oleh pemerintah pada awal bulan ini dan diteken oleh Presiden Jokowi pada 2 November lalu.

Berdasarkan situs JDIH, Setkab, disebutkan dalam PP tersebut menjelaskan latar belakang alasan pemerintah memberikan PMN kepada PT PNM yang dilakukan untuk memperbaiki struktur permodalan.

Selain itu PMN juga diberikan untuk meningkatkan kapasitas usaha perseroan untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Program PEN yang dilalukan PNM melalui pelaksanaan pembiayaan berbasis kelompok kepada perempuan pra sejahtera melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

"Sebab itu perlu melakukan penambahan PMN ke dalam modal saham PT PNM yang bersumber dari APBN 2020 sebagaimana ditetapkan kembali dalam Perubahan Postur dan Rincian APBN Tahun Anggaran 2020," tulis PP tersebut, dikutip Jumat (13/11/2020).

Adapun, total PMN yang diberikan kepada PT PNM sebesar Rp1,5 triliun. Alokasi dana tersebut juga menjadi bagian dari program pembiayaan korporasi yang dialokasikan sebesar Rp 62,2 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam kesempatan sebelumnya mengatakan realisasi anggaran program PEN sudah mencapai Rp 383,01 triliun atau 55,1% dari pagu yang disediakan oleh pemerintah sebesar Rp 695,2 triliun.

Menurut Sri Mulyani, penyerapan anggaran PEN mengalami akselerasi luar biasa di kuartal III, dan diharapkan bisa terus berlanjut.

Apabila dirinci, realisasi anggaran kesehatan sudah Rp 34,07 triliun atau 35% dari pagu, perlindungan sosial Rp 181,11 triliun atau 77,3% dari pagu, serta sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp 32,47 triliun atau 49,2% dari pagu.

Kemudian untuk dukungan UMKM terealisasi Rp 95,23 triliun atau 82,9% dari pagu, insentif usaha sebesar Rp 38,13 triliun atau 31,6% dari pagu, dan pembiayaan korporasi Rp 2,001 triliun atau 3,2% dari pagu.

"Program PEN juga akan terus kita fokuskan, dan tidak hanya sekedar membelanjakan tapi kita juga akan melihat dengan berbagai survei dampaknya dan tentu dari sisi targetingnya," ujar Sri Mulyani.

Sumber : https://www.cnbcindonesia.com/market/20201113074722-17-201530/sah-jokowi-teken-beleid-suntikan-modal-buat-pt-pnm-rp-15-t

Berita Terpopuler

PNM Telah Salurkan Bantuan Presiden k...
09/10/2020
Selengkapnya
Banpres Tak Kunjung Sampai ke Penerim...
09/10/2020
Selengkapnya
Tahun ini PNM Alokasikan Pendanaan Rp...
16/05/2019
Selengkapnya