Publikasi
Kondisi Banjir Memperihatinkan, PNM Turun Pekalongan
02/03/2021

Kondisi banjir di Kota dan Kabupaten Pekalongan yang cukup memperihatinkan, membuat PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Cabang Tegal, turun langsung ke lokasi dan menyalurkan bantuan sebesar Rp. 50 juta, Jumat kemarin (19/2)

Bantuan berupa sembako tersebut diserahkan kepada korban banjir di wilayah Tirto, Bumirejo dan Bebel Kabupaten Pekalongan, serta Panjang Kota Pekalongan, dan merupakan salah satu bentuk implementasi Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari PNM untuk meringankan beban nasabah baik Mekaar maupun ULaMM yang terdampak banjir.

Menurut Direktur Bisnis PT PNM (Persero), Anton Fahlevi, melalui Kadiv PNM 1, Winahadi Habang, bantuan disalurkan melalui 2 Posko. Masing-masing posko kantor ULaMM Wiradesa, dengan 100 paket bantuan, dan masyarakat terdampak di wilayah Tirto, Bumirejo, dan Panjang Kota Pekalongan. Sedangkang posko 2 berada dikantor Mekaar cabang Wiradesa yang menyalurkan 735 paket bantuan. Paket bantuan di posko 2 disalurkan kepada masyarakat terdampak di Desa Bebel.

"PNM Peduli memberikan dukungan kepada nasabah Mekaar di daerah yang terkena musibah. Harapannya  dengan program ini dapat membantu meringankan kebutuhan nasabah terkena bencana, serta bisa segera pulih dan beraktivitas kembali seperti sedia kala, dalam melakukan kegiatan usaha serta meningkatkan kesejahteraan perekonomian," kata Winahadi.

Pihaknya mengaku prihatin atas banjir yang terjadi dan memberikan semangat kepada para Nasabah PNM dan akan terus berperan aktif membantu para korban bencana di wilayah  kerja PNM, serta terus bekerja sama, juga berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk bersinergi dalam menyalurkan bantuan kepada korban bencana banjir sebagai upaya meringankan beban masyarakat, termasuk mempercepat pemulihan pasca bencana, sejalan dengan tagline yaitu BUMN Untuk Indonesia.

Lebih lanjut dijelaskan PNM per Desember 2020 telah menyalurkan Rp 24,34 triliun untuk PNM Mekaar dan Rp 2,51 triliun untuk ULaMM, dengan total outstanding mencapai Rp 22,50 triliun. Jumlah nasabah PNM Mekaar dan ULaMM sebanyak 7.900.252. Saat ini PNM memiliki lebih dari 3.357 kantor layanan di seluruh Indonesia yang melayani UMK di 34 provinsi, 439

Berita Terpopuler

PNM Telah Salurkan Bantuan Presiden k...
09/10/2020
Selengkapnya
Banpres Tak Kunjung Sampai ke Penerim...
09/10/2020
Selengkapnya
Tahun ini PNM Alokasikan Pendanaan Rp...
16/05/2019
Selengkapnya