Publikasi

MENTERI BUMN DUKUNG EKSISTENSI PNM DI PROVINSI MALUKU

23 February 2016 897 views

Ambon, 23 Februari 2016 - Pesatnya pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil di Provinsi Maluku menunjukkan tren yang positif dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Menteri BUMN Rini Soemarno beserta jajaran Deputi kementerian BUMN Republik Indonesia secara khusus meninjau langsung nasabah binaan ULaMM PNM di Provinsi Maluku, sekaligus meresmikan kantor PNM cabang Ambon sebagai koordinator wilayah Provinsi Maluku. Agenda kunjungan ini menjadi salah satu bukti nyata dukungan pemerintah  kepada PNM dalam mewujudkan pengembangan sektor ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM.

PNM sebagai Lembaga Keuangan Non-bank Milik Negara menambah jaringan layanannya di Provinsi Maluku dengan mendirikan kantor cabang Ambon. Maksud dan tujuan PNM mendirikan secara khusus kantor layanan di kota Ambon ini karena ingin memudahkan akses layanan pelaku UMK di Provinsi Maluku agar mendapatkan pendampingan serta modal usaha.

Menteri BUMN Republik Indonesia Rini M. Soemarno mengatakan fenomena pasar global sudah di depan mata kita bersama, fakta dilapangan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang kesejahteraannya belum merata, hanya melalui penguatan sektor UKM-lah yang dapat membantu pertumbuhan perekonomian daerah. Program Nawacita yang diusulkan oleh Presiden Jokowi salah satunya adalah mensejahterakan masyarakat secara menyeluruh dan merata melalui ekonomi kerakyatan.

Dalam sambutannya pada peresmian kantor cabang PNM di Ambon, ibu Menteri BUMN mengatakan "PNM hadir untuk mengefektifkan dan mengifisienkan usaha bapak dan ibu, selain membantu dari segi pembiayaan, PNM juga mendukung para pelaku UMK se-Provinsi Maluku dari sisi manajemen melalui Program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU). Hal- hal seperti inilah yang menjadi pembeda antara PNM dengan lembaga lain yang memiliki jasa serupa.

"Program seperti yang dilakukan PNM ini dalam membina pelaku usaha perlu terus ditingkatkan, dan harapan saya agar kedepan PNM melalui program PKUnya tersebut dapat menciptakan wirausaha-wirausaha baru yang memiliki potensi dan layak untuk bersaing di pasar global” tambah Menteri BUMN di akhir acara.

Ibu rini juga menambahkan bahwa sangat optimis dengan adanya kantor cabang di Ambon ini, bisa memberikan kontribusi dalam menumbuh kembangkan pelaku Usaha Mikro Kecil se-Indonesia khususnya di wilayah Provinsi Maluku"

Direktur utama PT PNM Persero Parman Nataatmadja mengatakan PNM sebagai lembaga keuangan non-bank memiliki peranan khusus dalam menjawab tantangan yang dihadapi pelaku UMK, khususnya menyangkut akses pembiayaan, pemasaran dan manajemen keuangan. 

"selain memberikan jasa  pembiayaan, PNM juga memberikan nilai lebih kepada pelaku Usaha mikro berupa pendampingan usaha berupa pelatihan guna membina para pelaku UMK agar menjadi pengusaha dan dapat menciptakan produk-produk yang mampu bersaing baik di dalam maupun luar negeri."

"Tinjauan dan peresmian kantor PNM Cabang Ambon oleh Menteri BUMN beserta jajaran Deputi kementerian BUMN menumbuhkan semangat serta keyakinan diri kami untuk lebih dalam lagi berkontribusi dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan produktivitas dan daya saing  menuju pasar internasional melalui  pengembangan UMKMî tambah Parman diakhir acara.

Setelah diberikan kepercayaan pemerintah Indonesia melalui Penyertaan Modal Negara (PMN), PNM berkomitmen untuk terus memperluas jaringan layanan dengan sasaran pada tahun 2017 akan memiliki 1.200 unit kantor layanan melalui kantor cabang dan ULaMM di seluruh Indonesia dari Sabang hingga Merauke.

Executive Vice President PT PNM Persero Arief Mulyadi menambahkan eksistensi PNM di wilayah Provinsi Maluku diawali sejak 2009 yaitu di Makassar, dan cakupan wilayah pulau Ambon dan pulau Serang berada dibawah koordinasi cabang Makassar. Februari 2013 PNM meresmikan beroperasinya kantor klaster di kota Ambon.

"Melihat pertumbuhan pelaku Usaha Mikro di wilayah Provinsi Maluku yang terus berkembang dan menunjukkan peningkatan yang signifikan positif, PNM secara khusus pada hari ini kami meresmikan kantor cabang secara khusus yang melayani pelaku UMK se-provinsi Maluku dan sekitarnya." 

Sekadar tambahan informasi, Kinerja PNM cabang Ambon sejauh ini menunjukkan tren yang sangat positif, hal ini dibuktikan di 4 wilayah cakupan Paso, Pasar Mahardika, dan di pulau Serang sendiri di wilayah Gemba, dan Masohi pada penutupan Januari 2016 kemarin, penyaluran di wilayah Provinsi Maluku telah menyumbang sebesar Rp 88.024 miliar dari Rp 23.1 Triliun secara Nasional.